Ketua PFI Bogor Andi M Ridwan mengatakan, bagi organisasi, usia satu dekade menjadi tonggak waktu untuk mengevaluasi pencapaian, memperkuat eksistensi, dan merencanakan strategi ke depan untuk keberlanjutan.

“10 tahun lalu, kami Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor terbentuk. 10 tahun memotret, 10 tahun mewartakan, 10 tahun berpameran. Pewarta foto hidup dari karya meski tidak viral tidak populer tapi tetap konsisten. Sebagai Ketua PFI Bogor saya ingin ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi yang luar biasa dari rekan rekan. Ini adalah panggung pengabdian teman teman,” ucap Andi.
Andi meneruskan, selama satu dekade, PFI Bogor dapat menunjukkan keberadaannya, membangun kemitraan, kekompakan internal dan mengembangkan kapasitasnya untuk terus memberikan manfaat bagi anggotanya dan masyarakat luas.
Namun yang menjadi tantangan saat ini, jumlah pewarta foto terutama di Bogor, bisa dihitung jari. Dari banyaknya media yang jumlahnya ratusan hanya beberapa media yang memiliki pewarta foto.
“Ini yang menjadi catatan kami untuk menumbuhkan pewarta pewarta foto baru kedepan. Dengan memberikan workshop, berkegiatan berpameran, maupun kegiatan sosial. Semoga lewat pameran ini bisa menjadi arsip Bogor, dengan sejuta ceritanya dari masa ke masa, dari pemimpin ke pemimpin, dari generasi ke generasi. Semangat bekarya dan tetap solid sebagai keluarga besar PFI Bogor,” pungkasnya.



