Info Bisnis

Serakahnomics, Sindiran Prabowo untuk Para Pengusaha Rakus yang Cuek pada Rakyat

69
×

Serakahnomics, Sindiran Prabowo untuk Para Pengusaha Rakus yang Cuek pada Rakyat

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Presiden Prabowo Subianto belum lama ini melontarkan kritik pedas terhadap perilaku sejumlah pengusaha yang dianggap terlalu serakah dalam mencari keuntungan.

Ia bahkan menyebut fenomena ini sebagai serakahnomics, sebuah istilah baru yang menggambarkan pola ekonomi yang hanya berorientasi pada keuntungan, tanpa peduli pada dampaknya bagi masyarakat.

“Serakahnomics ini seperti mazhab baru dalam dunia ekonomi,” sindir Prabowo.

Pernyataan ini langsung menyulut diskusi di kalangan ekonom.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai gaya ekonomi semacam ini sudah lama mengakar di Indonesia.

Menurutnya, ada dua faktor utama yang membuat praktik ekonomi serakah makin menguat, yang pertama, model ekonomi kita yang berbasis ekstraksi sumber daya alam, dan kedua, budaya korupsi yang masih bercokol di kalangan pejabat.

“Ketika pengusaha dan penguasa bersekongkol, maka batas keserakahan pun hilang,” kata Bhima.

Ia menambahkan, bukti ketimpangan akibat “serakahnomics” bisa dilihat dari laporan Celios pada 2024.

Di laporan itu, disebutkan bahwa kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia setara dengan harta milik 50 juta orang biasa.

Angka ini menggambarkan ketimpangan yang sudah sangat ekstrem.

Senada dengan Bhima, Direktur Eksekutif INDEF, Esther Sri Astuti, menyoroti lemahnya penegakan hukum sebagai penyebab utama mengapa pengusaha bisa bertindak semaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *