“Pemerintah kurang tegas. Regulasi ada, tapi implementasinya lemah. Harusnya negara hadir sebagai pengatur, bukan penonton,” tegas Esther.

Fenomena “serakahnomics” ini seolah jadi cermin buram wajah ekonomi Indonesia saat ini, ketika keuntungan lebih didahulukan daripada keadilan dan kesejahteraan.
Saatnya negara ambil sikap, agar ekonomi tak lagi dikuasai oleh segelintir yang tak pernah kenyang.






