2. Bau mulut
Sikat gigi dapat menjadi alat yang paling efektif untuk melawan kerusakan gigi dan penyakit gusi, tetapi sikat gigi paling bagus dan mahal sekalipun pada akhirnya tetap perlu diganti.
BACA JUGA : Yuk Kenali Apa Itu Sehat dan Kesehatan
Melansir laman Oregon City Dentistry, sikat gigi yang sering digunakan akan mulai menunjukkan keausan ketika bulu sikatnya mulai rusak.
Bulu sikat yang sudah tua akan kurang efektif menghilangkan plak dan bakteri di mulut, sehingga menyebabkan bau mulut.
3. Plak bertahan di gigi
Lapisan bakteri bernama plak menyelimuti gigi kita setiap waktu.
Membersihkannya dengan cara menyikat gigi agar plak tidak bertahan dan menyebabkan gigi berlubang.
Menyikat gigi secara rutin dapat menghilangkan plak, tetapi sikat gigi yang terlalu lama digunakan biasanya memiliki bulu yang sudah rusak sehingga hasilnya tidak terlalu efektif.
4. Merusak gusi
Peradangan gusi atau gingivitis adalah istilah medis untuk infeksi gusi yang berkaitan dengan plak.
Ketika menggunakan sikat gigi lama, plak pada gigi cenderung tidak bisa bersih dengan maksimal.
Plak yang dibiarkan lama-kelamaan akan berubah menjadi karang gigi, menyebabkan penumpukan mineral, dan pada akhirnya merusak gusi kita.
Gingitivis yang tidak terobati dalam waktu cukup lama dapat menyebabkan gusi perlahan terpisah dari gigi.






