INFOLADISHA – Seusai melakukan penataan PKL di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu segera membahas lebih lanjut penataan kawasan tersebut dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.
Rapat koordinasi dilaksanakan di Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR bersama Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Johannes Wahju Kusumosusanto, pada Rabu (3/7).
Hadir mendampingi Pj. Bupati Bogor, Pj. Sekretaris Daerah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, dan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang).
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, Johannes Wahju Kusumosusanto menerangkan, rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi arahan Menteri PUPR terkait rencana penataan koridor Puncak.
Baca Juga: Nekat Promosikan Situs Judi Online, 4 Selebgram Ini Harus Mendekam di Jeruji Besi
“Menyepakati peran dan berbagai data terkini rencana penataan Koridor Puncak. Serta menyusun kesepakatan dan rencana tindak lanjut terkait rencana penataan Koridor Puncak,” terang Johannes.
Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menyampaikan atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bogor, kami menyampaikan terima kasih kepada Menteri PUPR bersama jajaran Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga yang hari ini menginisiasi dalam bentuk kick-off rapat penataan kawasan Puncak.






