Arus kendaraan dari arah Kota Bogor maupun Babakan Madang menuju Puncak diharapkan bisa lebih lancar.
Heru menegaskan, simpang ini bukan sekadar percabangan jalan biasa.
“Simpang Pasir Angin ini juga menjadi gerbang wisata Puncak dari arah Kota Bogor dan Babakan Madang. Mudah-mudahan masyarakat dan wisatawan jadi nyaman melintas di jalur itu,” katanya.
Momentum pengerjaan pun terbilang strategis. Dalam waktu dekat, masyarakat akan menghadapi libur Imlek, kemudian Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Perbaikan akses jalan menjadi bagian dari antisipasi lonjakan kendaraan ke kawasan wisata Puncak yang setiap tahun hampir selalu padat.
Tidak hanya di titik tersebut, pengaspalan juga dilakukan di jalur dari arah Summarecon Kota Bogor guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menuju Puncak.
Perapihan Simpang Pasir Angin memang bukan solusi tunggal untuk kemacetan klasik Puncak. Namun setidaknya, satu simpul yang selama ini menyempit sudah diperbaiki.
Saat musim liburan tiba, pengendara tinggal berharap arus benar-benar bergerak, bukan sekadar terlihat lebih mulus di foto.





