Info Bisnis

Stres Duit Hantui Gen Z: BNPL, Pinjol Ilegal, hingga Judol Masuk Sekolah

×

Stres Duit Hantui Gen Z: BNPL, Pinjol Ilegal, hingga Judol Masuk Sekolah

Sebarkan artikel ini

Melihat keadaan ini, sekolah dan organisasi masyarakat mulai bergerak.

Berbagai program literasi finansial diperluas ke tingkat menengah, termasuk inisiatif JA More than Money yang digagas Prestasi Junior Indonesia (PJI) bersama mitra sektor perbankan.

Sejak September 2025, program tersebut telah melibatkan 1.440 pelajar di Jakarta dan Bandung melalui pembelajaran di kelas, mentoring daring, serta kunjungan langsung ke lembaga keuangan untuk memahami operasional perbankan dan risiko transaksi digital.

Presiden Direktur HSBC Indonesia, Stuart Rogers, menilai kecakapan finansial sejak dini menjadi benteng penting untuk melindungi pelajar dari fraud dan kejahatan digital yang semakin marak.

Puncak program ini ditutup dengan kompetisi Financial Literacy Innovation Challenge, ajang yang menampilkan ide-ide segar para siswa dalam membaca dan mengelola risiko finansial.

Mulai dari aplikasi berbasis kecerdasan artifisial untuk mengatur pengeluaran, platform e-money dengan fitur pencatatan otomatis, hingga gim edukasi yang dirancang untuk melatih kebiasaan menabung.

Dari sudut pandang sosial, perubahan pola konsumsi remaja turut menjadi perhatian.

Dewan Nasional PJI, Natalia Soebagjo, melihat bahwa remaja kini mengalokasikan uang bukan hanya untuk kebutuhan masa depan, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *