Langkah ini dinilai positif, namun tetap berpotensi memicu konsumsi impulsif jika tak diimbangi pemahaman yang memadai.
Dengan makin masifnya paparan digital, para ahli menilai literasi finansial tak lagi bisa dipandang sebagai pendidikan tambahan.
Ia berubah menjadi keterampilan hidup yang menentukan ketahanan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi dan risiko digital di masa mendatang.





