Asep menekankan perlunya tindakan tegas dan pengawasan berkelanjutan.
Selain itu, transparansi juga dibutuhkan terkait dugaan keterkaitan aktivitas pembuangan sampah dengan bisnis dari luar daerah.
“Harus dijelaskan secara terbuka agar tidak memunculkan asumsi liar di masyarakat,” tegasnya.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan klasik pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor.
Di tengah dorongan pembangunan berbasis lingkungan, praktik pembuangan ilegal masih terus berulang dan baru ditindak setelah memicu reaksi warga.





