“Caranya dengan memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi yang seimbang di dalam tubuh. Adanya riwayat keluarga dengan batu ginjal dapat meningkatkan risiko kamu mengalami kondisi yang sama,” urai dia.

Umumnya, sambung dia, batu ginjal yang masih kecil tidak menimbulkan gejala apapun pada pengidapnya. Penyakit batu ginjal menunjukkan gejala ketika batu ginjal yang membesar tertahan pada ginjal dan menimbulkan infeksi.
“Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri pada punggung. Umumnya, pria yang alami batu ginjal mengalami nyeri pada area testis hingga skrotum. Rasa nyeri akan meningkat ketika batu ginjal berpindah pada kandung kemih.”
“Nah, perhatikan kesehatan kamu jika frekuensi buang air kecil meningkat yang tidak disertai dengan minum air putih yang cukup. Kondisi ini bisa menjadi tanda lain dari penyakit batu ginjal,” ungkapnya.
Selain itu, dr Diki juga menjelaskan ciri ciri lain yang mudah dideteksi, seperti jumlah urine yang dikeluarkan sedikit namun terasa nyeri menjadi gejala lain dari batu ginjal.
“Jika kamu memiliki urine dengan warna lebih pekat cenderung gelap, disertai dengan mual, muntah, dan demam, segera kunjungi rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat,” jelas dia.
Salah satu solusi penyakit batu ginjal agar tidak terjadi komplikasi yang muncul dapat menyebabkan perdarahan atau menghambat buang air kecil, adalah dengan metode ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy).





