BACA JUGA : List Cafe di Sentul Bogor yang Bikin Kamu Bawaannya Pengen Foto Foto Melulu
Mungkin kamu pernah tidak menyadari telah mengalami salah satu faktor risiko terjadinya kutu air.
Untuk itu penting untuk bisa mengenali gejalanya, di antaranya:
– Muncul rasa gatal, menyengat, dan terbakar di antara jari-jari kaki atau telapak kaki.
– Timbul luka lecet di kaki yang gatal.
– Kulit kaki menjadi retak dan terkelupas, terutama di antara jari-jari kaki dan telapak kaki.
– Kulit menjadi kering di sisi kaki.
– Kuku kaki berubah warna, tebal, dan rapuh.
Kutu air yang tidak segera diobati bisa menyebabkan komplikasi pada beberapa kasus.
Komplikasi ringan termasuk reaksi alergi terhadap jamur, yang menyebabkan kaki atau tangan melepuh.
Infeksi jamur bisa kembali setelah perawatan dilakukan.
Ada juga kemungkinan komplikasi yang lebih parah jika infeksi bakteri sekunder berkembang.
Kondisinya yaitu kaki membengkak, nyeri, dan panas.
Nanah, drainase, dan demam adalah tanda tambahan dari infeksi bakteri.
Ada kemungkinan infeksi bakteri menyebar ke sistem getah bening.
Infeksi kulit bisa berakibat pada infeksi di sistem limfatik atau kelenjar getah bening.
BACA JUGA : Deretan Kafe di Bogor yang Posisinya Dekan dengan Pintul Tol
Pencegahan dan Perawatan untuk Mengurangi Gejala Kutu Air
Berikut ini pencegahan agar kamu tidak tertular kutu air, di antaranya:





