INFOLADISHA – Selain faktor usia, ternyata cara atau kebiasaan tidur juga bisa mendorong munculnya keriput di wajah.
Menurut ahli bedah okuplastik, Dr Maryam Zamani memaparkan, salah satu kebiasaan tidur yang bisa memicu munculnya keriput di wajah dan memperjelas tampilan keriput yang sudah ada adalah tidur menyamping.
Tampilan keriput cenderung lebih jelas pada sisi wajah yang sering tertindih ketika tidur menyamping.
“Tidur menyamping bisa menyebabkan tekanan repetitif pada area spesifik, menciptakan kerutan dan memperburuk tampilan garis halus dan kerutan,” ungkap Dr Zamani.
BACA JUGA : Sering Flu? Bisa Jadi Karena Kamu Jarang Ganti Sikat Gigi
Kebiasaan tidur tengkurap juga dapat mendorong munculnya kerutan di wajah, menurut Dr Dianni Dai dari Elan Laser Clinics.
Dia mengungkapkan, posisi tidur tengkurap dapat membuat wajah lebih menekan pada bantal, sehingga kerutan dan keriput bisa muncul seiring waktu.
“Menurut studi dalam Aesthetic Surgery Journal, kekuatan kompresi, ketegangan, dan tekanan yang tertuju pada wajah kita saat tidur bisa memicu distorsi wajah,” lanjut clinical facialist dan direktur Kate Kerr London Clinic, Kate Kerr.
Kerr mengungkapkan bahwa kerutan atau lipatan vertikal yang terbentuk saat tidur menyamping atau tengkurap memang bersifat sementara.
Namun seiring dengan bertambahnya usia kulit, elastisitasnya juga akan ikut menurun sehingga kerutan yang dipicu oleh tekanan pada bantal saat tidur bisa menjadi permanen.






