“Kita doakan mudah-mudahan hasilnya baik-baik saja dan bisa pulang ke rumah,” ujar Jenal Mutaqin.
Di luar itu, mitigasi bencana selalu menjadi fokus Pemkot Bogor. Untuk pohon tumbang sendiri, sebetulnya melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor sudah dilakukan identifikasi lewat KTP Pohon untuk mengetahui usia serta tingkat kekuatan pohon tersebut.

“Insyaallah ke depan, KTP Pohon ini bisa lebih dimaksimalkan. Apakah status oranye pada pohon lebih baik langsung diubah menjadi merah saja agar menghindari kejadian serupa. Kita akan rapatkan dulu ke depan,” ujarnya.





