Info Bisnis

Thrifting Ilegal Dibabat Purbaya, Pelaku Fesyen Lokal Mulai Angkat Kepala

×

Thrifting Ilegal Dibabat Purbaya, Pelaku Fesyen Lokal Mulai Angkat Kepala

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi thrifting ilegal. (Foto: Istimewa)

Para perancang, brand komunitas, hingga pelaku kreatif muda diproyeksikan mendapat peningkatan permintaan produksi.

Di sisi produksi, konveksi dan sablon yang menjadi tulang punggung UMKM fesyen diprediksi menjadi pihak yang paling merasakan dampak positif.

Ilustrasi thrifting ilegal. (Foto: Istimewa)

Dengan pasar yang bersih dari dominasi pakaian bekas ilegal, pesanan produksi massal maupun custom diperkirakan meningkat.

Efeknya menyentuh sektor yang lebih luas. Batik kasual, modest fashion, hingga brand berbasis budaya Nusantara yang sulit bersaing harga kini kembali punya ruang.

Bahkan segmen pakaian custom dan merchandise komunitas, seperti musik, otomotif, kampus hingga startup, diprediksi ikut naik daun seiring meningkatnya kepercayaan pasar terhadap produk lokal.

Menurut Anggawira, momentum ini hanya bisa bertahan jika penegakan hukum dilakukan konsisten dan disertai edukasi publik.

“HIPMI mendukung langkah tegas Pak Purbaya. Ini bagian dari upaya menghidupkan kembali industri tekstil nasional, melindungi UMKM, serta menjaga kesehatan dan keamanan konsumen,” ujarnya.

Dengan thrifting ilegal yang mulai dibereskan, roda industri fesyen lokal kini punya peluang untuk kembali berputar lebih kencang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *