Info Bisnis

Tiket Pesawat Aceh–Medan Sampai Rp 8 Juta: Kemenhub Bilang Ini Bukan Drama, Memang Charter

69
×

Tiket Pesawat Aceh–Medan Sampai Rp 8 Juta: Kemenhub Bilang Ini Bukan Drama, Memang Charter

Sebarkan artikel ini
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.

INFOLADISHA – Keluhan soal harga tiket pesawat rute Bandara Rembele di Aceh menuju Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, yang menembus Rp 8 juta ramai dibicarakan di media sosial.

Situasi ini terjadi di tengah kondisi darurat bencana, sehingga banyak warga mempertanyakan lonjakan harga tersebut.

Kementerian Perhubungan akhirnya memberikan penjelasan.

Mereka memastikan tarif selangit itu berkaitan dengan penggunaan pesawat charter, bukan penerbangan reguler.

Skema tarif charter memang berbeda karena pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk membatasi harga tiketnya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut sistem penetapan tarif pada penerbangan charter tidak bisa disamakan dengan penerbangan komersial biasa.

Menurutnya, operator charter menghitung biaya berdasarkan perjalanan pulang-pergi sekaligus, bukan satu arah.

“Charter itu menghitung pulang dan pergi. Sehingga kalau dibebankan kepada per seatnya jatuhnya menjadi lebih mahal,” ujar Dudy dalam Media Briefing di Jakarta, Jumat (5/12).

Ia menambahkan bahwa pesawat charter sering kali terbang kosong pada salah satu rute sehingga beban biaya menjadi lebih tinggi.

Penjelasan serupa disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa.

Ia menegaskan pemerintah memang memiliki kewenangan untuk mengatur tarif penerbangan perintis dan reguler, tetapi tidak untuk penerbangan charter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *