Tito juga mengingatkan, jika daerah hanya fokus menaikkan pajak untuk menambah PAD, dampaknya justru bisa balik menyerang.
“Kalau bikin pajak baru atau naikin tarif, rakyat kecil yang kena. Lama-lama bisa protes, seperti kasus di Pati,” ujarnya.
Dengan digitalisasi pajak, daerah bisa memperkuat keuangan tanpa harus membebani masyarakat.
Singkatnya, yang bocor ditambal dulu, baru bicara nambah pundi.






