Lagipula, kamu gak perlu mengikuti semua tren untuk merasa berharga atau diterima.
6. Latih diri untuk lebih mindful saat membeli
Sebelum membeli sesuatu, tanyakan ke dirimu sendiri apakah kamu benar-benar butuh ini?
Apakah barang ini akan memberi nilai jangka panjang dalam hidupmu?
Pertanyaan-pertanyaan ini bisa membantumu mengurangi pembelian impulsif yang sering dipicu oleh iklan atau postingan medsos.
Dengan begitu, kamu hanya memiliki barang-barang yang benar-benar penting dan bermakna.
7. Fokus pada kualitas daripada kuantitas
Gaya hidup minimalis bukan tentang memiliki barang murah, tapi tentang memilih barang berkualitas yang tahan lama.
Misalnya, lebih baik punya satu pasang sepatu bagus yang awet bertahun-tahun daripada beberapa pasang yang cepat rusak.
Hal ini juga berlaku untuk hubungan, pengalaman, atau apa pun dalam hidupmu.
Pilih yang memberi nilai dan kebahagiaan jangka panjang, bukan yang hanya memuaskan sementara.
Menjalani gaya hidup minimalis di tengah tekanan medsos memang gak mudah, tapi kamu pasti bisa, kok, melakukannya.
Dengan memahami prioritasmu, mengatur waktu di medsos, dan lebih mindful dalam memilih, kamu bisa menikmati hidup yang lebih simpel dan bermakna.
Ingat, hidupmu adalah tentang apa yang bikin kamu bahagia, bukan tentang apa yang terlihat sempurna di layar!






