Info Bisnis

Tumbuh 5 Persen Kok Gaji Cuma Naik 1Persen? Begini Kata Ekonom UI

×

Tumbuh 5 Persen Kok Gaji Cuma Naik 1Persen? Begini Kata Ekonom UI

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA — Ekonomi Indonesia memang konsisten tumbuh rata-rata 5% per tahun selama 2017–2024 (di luar masa pandemi), tapi kabar baik ini rupanya tak ikut membuat kantong para pekerja ikut gemuk.

Riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI (LPEM FEB UI) mencatat, kenaikan gaji riil pekerja selama periode tersebut hanya sekitar 0,6% per tahun.

Artinya, keuntungan dari pertumbuhan ekonomi sebagian besar mengalir ke kantong pemilik modal.

“Kalau growth 5%, tapi gaji riil cuma naik 0,6%, berarti pertumbuhan ini lebih banyak dinikmati capital owner, bukan kelas pekerja,” ujar ekonom LPEM FEB UI, Teuku Riefky.

Kondisi ini berkebalikan dengan periode 2008–2016, saat gaji riil pekerja justru naik lebih cepat dari ekonomi, yakni 6,3% dibanding pertumbuhan ekonomi 5,6% per tahun.

Bappenas sudah mengidentifikasi penurunan daya beli masyarakat sejak 2020, yang terlihat dari menurunnya proporsi disposable income (pendapatan siap dibelanjakan setelah pajak) terhadap PDB per kapita.

Angkanya turun dari 75,3% pada 2020 menjadi 72,7% pada 2023.

“Dari total PDB per kapita, hanya 72,7% yang benar-benar bisa dipakai untuk konsumsi,” kata Scenaider Clasein Hasudungan Siahaan, eks Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas.

Data BPS per Februari 2024 menunjukkan, rata-rata upah buruh nasional berada di Rp 3,04 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *