Terkait sumber anggaran, Rudy mengakui pemerintah daerah melakukan penyesuaian dan efisiensi untuk menutup kewajiban tunda bayar tersebut.
Sejumlah kegiatan dievaluasi agar ruang fiskal bisa dibuka.
“Akhirnya kita melakukan beberapa tahapan, melakukan efisiensi di beberapa kegiatan,” tuturnya.
Selain efisiensi, percepatan pembayaran juga ditempuh melalui optimalisasi pendapatan daerah agar hak penyedia jasa tidak kembali tertunda.
Rudy tak menampik, keterlambatan pembayaran sempat terjadi hingga hampir satu bulan pada akhir Januari.
Atas kondisi itu, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.
“Maka kami mohon maaf kalau kemarin ada terjeda beberapa hari, bahkan hampir satu bulan di akhir Januari. Khususnya saya sebagai Bupati Bogor, saya bertanggung jawab penuh,” tandasnya.





