INFOLADISHA – Pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan program Universal Health Coverage atau UHC 100 persen untuk memperluas jaminan layanan kesehatan bagi seluruh warga.
Kebijakan ini menyerap anggaran hampir Rp1 triliun setiap tahun dari APBD.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan Kabupaten Bogor berani mengambil langkah tersebut meski memiliki jumlah penduduk yang besar.
“Kami salah satu dan mungkin satu satunya kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar yang berani menerapkan UHC 100 persen. Program ini menggunakan anggaran APBD hampir satu triliun rupiah per tahun,” kata Rudy, Kamis 5 Maret 2026.
Melalui program ini, sebagian besar warga Kabupaten Bogor telah tercakup dalam layanan BPJS Kesehatan sehingga dapat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan daerah.
Pemerintah daerah juga memperkuat fasilitas medis di rumah sakit milik daerah agar pasien tidak lagi harus dirujuk ke luar wilayah untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Menurut Rudy, sejumlah layanan medis kini sudah tersedia di rumah sakit daerah, termasuk penanganan penyakit serius.
“Pasien dengan gejala stroke atau penyakit jantung bawaan sekarang alatnya sudah disiapkan. Tidak perlu lagi dirujuk ke Jakarta karena bisa ditangani di rumah sakit umum daerah kita sendiri,” ujarnya.
Saat ini terdapat empat rumah sakit umum daerah yang beroperasi di Kabupaten Bogor.





