Nana juga mengingatkan bahwa selain keterampilan, faktor mental menjadi penentu penting dalam bertahan di dunia kerja.
Tekanan dan tantangan di tempat kerja, menurutnya, tidak bisa dihindari.
“Lapangan kerja sekarang sangat sulit. Kalau sudah dapat, jangan cepat dilepas jika ada hambatan dalam dunia kerja. Kita harus punya mental tahan banting dan memiliki daya juang yang tinggi,” tegasnya.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa arus balik Lebaran tidak hanya berdampak pada mobilitas penduduk, tetapi juga memperbesar tekanan di sektor ketenagakerjaan.
Di tengah situasi tersebut, tenaga kerja lokal dituntut lebih adaptif jika tidak ingin kalah bersaing.



