3. Bersihkan atau Ganti Filter Udara
Filter udara kerap jadi korban utama saat berkendara di jalan berdebu. Ada tiga jenis filter yaitu foam, dry paper, dan viscous paper yang cara perawatannya berbeda.

Periksa, bersihkan, atau ganti sesuai jenisnya, apalagi bila motor sering diajak “berpetualang” di medan berat.
4. Cek Cairan Radiator
Bagi motor berpendingin cairan, radiator adalah nyawa. Pastikan level coolant tidak berada di bawah garis batas. Tambah atau ganti bila perlu, dan lakukan pengurasan setiap 10.000 km.
5. Periksa Busi
Busi berperan penting dalam pembakaran mesin. Jika sudah mencapai usia pakai sekitar 8.000 km ganti dengan yang baru. Jika masih layak, cukup dibersihkan.
6. Tes Sistem Rem
Rem adalah sistem keselamatan utama. Periksa kampas rem, selang rem (untuk rem hidrolik), serta kabel dan tuas (untuk rem mekanis). Jangan ragu mengganti komponen bila ada tanda-tanda aus atau bocor.
7. Periksa CVT untuk Motor Matic
Motor matic punya sistem CVT yang rentan kotor atau aus pada bagian v-belt. Periksa secara berkala dan bersihkan agar tarikan motor tetap enteng.
8. Cek Ban dan Pelek
Ban yang kempis atau mulai retak bisa berisiko saat digunakan. Pastikan tekanan angin sesuai standar dan pelek tidak bengkok akibat benturan.
9. Rawat Rantai dan Gear Sprocket
Untuk motor manual, rantai perlu disetel agar tidak terlalu kendor atau terlalu kencang. Pelumas rantai khusus juga wajib digunakan secara rutin untuk mencegah karat dan keausan.





