Jenal Mutaqin juga memastikan pemerintah hadir sebagai penengah dan akan melakukan mediasi menjembatani kedua belah pihak. Namun di luar itu, persoalan sampah harus teratasi.
“Jika pemerintah bisa mengintervensi anggaran, kita harus hati-hati. Harus sesuai regulasi dan aturan,” ujarnya.
Jumat Bersih kali ini juga melibatkan para pekerja padat karya dari beberapa kecamatan, para pengamen, serta banyak warga masyarakat. Puluhan karung berisi sampah berhasil diangkut dalam kegiatan ini.
“Tidak hanya menunggu musim penghujan, saya rasa Jumsih harus terus berjalan. Saya berterima kasih kepada semua yang sudah ikut turun. Berharap bisa jadi contoh dan kebiasaan positif,” pungkas Jenal Mutaqin.




