Masuknya asap knalpot ke dalam kabin menjadi ancaman yang lebih serius.
Kebocoran pada sistem ventilasi atau bagian mesin memungkinkan gas berbahaya seperti karbon monoksida masuk ke dalam mobil.
Paparan gas ini dapat menyebabkan keracunan yang berbahaya.
Selain itu, sistem ventilasi yang tidak bekerja optimal membuat sirkulasi udara terganggu.
Udara kotor terperangkap di dalam kabin dan terus terhirup tanpa pergantian yang memadai.
Kerusakan komponen AC seperti evaporator atau blower juga bisa menurunkan kualitas udara.
Komponen yang bermasalah membuat proses penyaringan tidak berjalan maksimal sehingga partikel berbahaya tetap masuk ke kabin.
Faktor lain yang sering diabaikan adalah penggunaan bahan kimia di dalam mobil.
Pengharum ruangan atau cairan pembersih tertentu mengandung zat seperti formaldehida atau phthalate.
Dalam ruang tertutup, zat ini dapat terakumulasi dan terhirup bersama udara dari AC.
Menjaga kualitas udara di dalam mobil bukan sekadar soal kenyamanan.
Perawatan rutin dan pemilihan produk interior yang aman menjadi langkah penting untuk memastikan perjalanan tetap sehat dan aman.




