
Dengan begitu, Sendi menilai dapat memfasilitasi pembangunan yang merata di setiap wilayah Kota Bogor.
Tidak hanya itu, ia menegaskan jika anggaran Rp1 milliar tiap kelurahan ini berjalan dengan baik, kedepannya tentu bisa gunakan untuk meningkatkan potensi wisata di wilayah.
“Di Jogja ada pemandian dan lain sebagainya, itu dia punya omzet mencapai Rp.4 miliar. Nah ini sangat penting, makanya bagi kita juga punya dana kelurahan,” jelas dia.
Lebih jauh, jika pasangan Sendi-Melli memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024, pihaknya akan mendorong anggaran kelurahan tidak hanya dari APBD, tapi juga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Kita akan mencoba mendorong juga ke DPR RI, supaya ada pengalokasian dari APBN. Selama ini kan yang dapat perhatian dana desa. Nah dana kelurahan nggak ada, gitu,” pungkas dia.***






