BeritaBogor

17 Ribu Kasus Mirip Flu di Kabupaten Bogor, Dinkes Tegaskan Bukan Semua Influenza A

×

17 Ribu Kasus Mirip Flu di Kabupaten Bogor, Dinkes Tegaskan Bukan Semua Influenza A

Sebarkan artikel ini

Penyakit ini dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat, terutama pada kelompok yang rentan mengalami komplikasi.

Menurut Fusia, virus tersebut juga berpotensi memicu wabah musiman.

Baca Juga: Tawuran Pelajar Kembali Pecah di Leuwiliang, Satu Pelajar Tewas

Dalam kondisi tertentu, kemunculan varian baru yang mampu menyebar luas pada manusia bahkan dapat memicu pandemi.

Beberapa subtipe influenza A yang dikenal antara lain H1N1 dan H3N2.

Penularan terutama terjadi melalui partikel pernapasan yang dilepaskan saat orang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.

Penularan juga dapat berlangsung melalui tangan maupun permukaan yang terkontaminasi, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Gejala yang perlu diwaspadai meliputi demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, serta tubuh lemas dan mudah lelah.

Fusia juga mengingatkan bahwa influenza A dan COVID-19 sama-sama merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang dapat menular antarmanusia.

Namun, keduanya disebabkan oleh virus yang berbeda meskipun sejumlah gejalanya serupa.

Di tengah temuan kasus ILI tersebut, Dinkes Kabupaten Bogor menekankan pentingnya deteksi dini, penguatan surveilans, kesiapan fasilitas kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat.

Warga diimbau membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun serta memakai masker ketika mengalami batuk, pilek, atau gejala infeksi saluran pernapasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *