Info Kesehatan

99 Jemaah Haji Indonesia Kena Pneumonia, KKHI Imbau Masker

×

99 Jemaah Haji Indonesia Kena Pneumonia, KKHI Imbau Masker

Sebarkan artikel ini

Terdapat beberapa faktor risiko yang bertendensi sebagai pencetus kasus pneumonia di kalangan jemaah haji, menurut KKHI, yaitu:

– Suhu panas yang ekstrem, menurut data real time KKHI, suhu udara di tanggal 21 Mei 2025 di Makkah dan Madinah berkisar antara 41-47 derajat celcius.

– Kekurangan asupan cairan pada suhu udara yang tinggi ini dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

– Kelelahan fisik, rangkaian ibadah haji yang padat, mulai dari lamanya perjalanan, umroh wajib hingga puncak di Armuzna, membutuhkan stamina fisik yang kuat. Jadi, kelelahan bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh.

– Keramaian massa, risiko penularan virus atau bakteri penyebab pneukonia bisa meningkat karena kepadatan jemaah haji sampai jutaan orang
Riwayat penyakit penyerta (komorbiditas), jemaah dengan riwayat hipertensi, diabetes, penyakit jantung memiliki risiko lebih tinggi.

“Kami ingatkan tak bosan-bosan kepada jemaah untuk selalu waspada. Gunakan masker ketika batuk-pilek dan di area keramaian. Cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer sebelum dan sesudah beraktivitas. Minum air putih/zam-zam sedikit demi sedikit hingga 2 liter sehari. Yang mempunyai komorbid dan sudah minum obat rutin, jangan lupa obatnya diminum secara teratur,” tutur Liliek.

Dia berpesan, puncak ibadah haji ketika Armuzna memerlukan stamina yang tinggi, kurangi ibadah sunnah seperti umroh yang berulang kali. Simpan energi dan jangan terlalu capek. Hindari merokok di sembarang tempat, hormati orang lain yang tidak merokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *