INFOLADISHA – Musim mudik selalu identik dengan rumah kosong dan garasi yang ditinggalkan dalam waktu cukup lama.
Bagi pemilik motor listrik, situasi ini tak bisa dianggap sepele. Beda mesin, beda pula perlakuannya.
Motor listrik punya karakter yang tak sama dengan motor berbahan bakar. Fokus utamanya ada pada baterai dan sistem kelistrikan.
Salah penanganan saat ditinggal mudik, risikonya bisa berujung pada penurunan performa, bahkan usia pakai baterai yang lebih pendek.
Berikut sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan sebelum motor listrik diparkir selama libur panjang.
Jaga level baterai di titik aman
Kesalahan umum yang masih sering terjadi adalah meninggalkan motor dalam kondisi baterai penuh atau justru kosong.
Dua kondisi ekstrem ini tidak ideal untuk disimpan dalam waktu lama.
Level yang disarankan berada di kisaran 40 sampai 60 persen.
Angka ini dinilai aman untuk menjaga kesehatan sel baterai.
Bila dibiarkan habis total, sel baterai berisiko rusak.
Sebaliknya, menyimpan dalam kondisi penuh juga tidak baik untuk jangka waktu panjang.
Simpan di tempat kering dan teduh
Paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi adalah musuh komponen elektronik.
Simpan motor di area yang terlindung dari hujan, tidak lembap, dan memiliki sirkulasi udara cukup.
Suhu yang terlalu panas bisa memengaruhi kondisi baterai serta rangkaian kelistrikan.





