INFOLADISHA – Cuaca panas mulai terasa di sejumlah daerah seiring musim kemarau yang diprediksi datang lebih cepat tahun ini.
Kondisi tersebut membuat AC mobil bekerja lebih keras untuk menjaga suhu kabin tetap nyaman, terutama saat kendaraan digunakan di tengah kemacetan atau perjalanan jauh.
Di balik udara dingin yang keluar dari ventilasi kabin, ada satu komponen penting yang sering luput dari perhatian pemilik mobil, yakni kondensor AC.
Padahal, komponen ini punya peran besar menjaga performa pendingin tetap optimal saat suhu luar mulai menyengat.
Kondensor berada di bagian depan mobil tepat di balik grill kendaraan.
Baca Juga: Mobil Brebet dan Susah Starter Bisa Jadi Ada Masalah di Filter Bensin
Tugasnya membuang panas dari refrigeran agar proses pendinginan di dalam sistem AC bisa berjalan maksimal.
Karena posisinya terbuka di area depan, kondensor sangat mudah terkena debu, pasir, lumpur, hingga serpihan kecil dari jalanan.
Kotoran yang menumpuk membuat proses pelepasan panas terganggu sehingga udara AC terasa kurang dingin.
Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut tidak hanya menurunkan performa AC tetapi juga membuat kompresor bekerja lebih berat akibat tekanan sistem meningkat.
Dalam jangka panjang, beban berlebih pada sistem pendingin bahkan bisa memengaruhi konsumsi bahan bakar karena mesin dipaksa bekerja lebih keras.





