INFOLADISHA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, bukan hanya tiket mudik dan baju baru yang jadi buruan.
iPhone juga ikut antre. Bedanya, kali ini bukan dibeli, tapi disewa.
Layanan sewa iPhone menjamur di media sosial dalam beberapa pekan terakhir.
Permintaannya naik seiring kebutuhan masyarakat untuk dokumentasi momen Lebaran, membuat konten, hingga sekadar tampil prima saat berkumpul bersama keluarga besar.
Bagi sebagian orang, menyewa dianggap lebih rasional ketimbang membeli perangkat mahal yang mungkin hanya dipakai maksimal selama periode libur.
Tren ini mencerminkan perubahan cara pandang dalam mengakses teknologi.
Kepemilikan tidak lagi jadi satu-satunya pilihan.
Fleksibilitas dan efisiensi biaya jadi pertimbangan utama, terutama saat mobilitas meningkat seperti musim mudik.
Di TikTok, misalnya, akun @sewaiphonejakarta**** menawarkan berbagai seri, mulai dari iPhone 8+ hingga iPhone 17.
Skema sewanya dibagi dalam paket harian, mingguan, dan bulanan.
Untuk iPhone 8+, tarif sewa dipatok Rp 50 ribu per hari.
Jika diambil paket satu bulan, hitungan per harinya turun menjadi sekitar Rp 27 ribu.
Sementara untuk seri paling premium, iPhone 17, harganya mencapai Rp 375 ribu per hari.
Namun bila langsung mengambil durasi sebulan, tarif efektifnya turun menjadi sekitar Rp 190.200 per hari.
Di Instagram, akun @Rentaliph*** juga menawarkan jasa serupa, meski lebih fokus pada iPhone 11 Series hingga 17 Series.




