INFOLADISHA – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI makin serius masuk ke sektor kesehatan.
OpenAI resmi bekerja sama dengan perusahaan farmasi global Novo Nordisk untuk mempercepat penemuan terapi baru sekaligus meningkatkan layanan bagi pasien.
Kolaborasi ini menandai dorongan baru di industri kesehatan yang kini berlomba memakai teknologi untuk memangkas waktu riset, membaca data lebih cepat, dan memperluas akses pengobatan.
Manusia memang butuh bertahun-tahun menemukan obat. Mesin datang membawa ego dan kecepatan.
Presiden dan CEO Novo Nordisk Mike Doustdar mengatakan kerja sama tersebut ditujukan agar proses pengembangan terapi bisa bergerak lebih cepat dari pola konvensional.
Baca Juga: 7 Penyebab Gas Motor Delay Saat Ditarik, Tarikan Berat Bisa Jadi Tanda Masalah Ini
“Kolaborasi ini membantu kami mempercepat penemuan terapi baru dan menghadirkannya ke pasar dengan lebih cepat dari sebelumnya,” kata Mike Doustdar dalam keterangannya, Kamis 16 April.
Menurut dia, kemampuan AI akan dipakai untuk menganalisis data dalam jumlah besar guna menemukan kandidat obat yang menjanjikan.
Langkah itu dinilai dapat memangkas waktu penelitian hingga terapi tersedia bagi pasien.
Tak hanya riset, kerja sama ini juga menyasar transformasi internal perusahaan.
AI akan digunakan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja, memperluas literasi teknologi di berbagai lini, hingga mendukung manufaktur dan rantai pasok.




