INFOLADISHA – Mencuci mobil sering dianggap pekerjaan sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah.
Banyak pemilik kendaraan merasa cukup menggunakan sabun apa saja dan alat seadanya agar mobil kembali terlihat bersih.
Padahal, kebiasaan yang terlihat sepele saat mencuci mobil justru bisa berdampak pada kondisi cat kendaraan.
Cara mencuci yang tidak tepat berisiko menimbulkan goresan halus, membuat warna cepat kusam, hingga merusak lapisan pelindung cat.
Berikut delapan kesalahan yang kerap terjadi saat mencuci mobil.
Kesalahan pertama adalah menggunakan sabun pencuci piring atau deterjen pakaian.
Kedua jenis cairan ini memang mudah ditemukan dan dikenal ampuh mengangkat kotoran.
Namun kandungan kimia dengan tingkat alkalinitas tinggi dapat merusak lapisan pelindung cat jika digunakan terus menerus.
Akibatnya, warna mobil lebih cepat pudar dan terlihat kusam.
Pada bagian cat yang sudah terkelupas, bahan kimia dari deterjen juga bisa mempercepat munculnya karat pada bodi kendaraan.
Karena itu pemilik mobil disarankan menggunakan sampo khusus mobil yang lebih aman untuk lapisan cat.
Kesalahan berikutnya adalah memakai alat pembersih yang terlalu kasar.
Sikat berbulu keras, kuas, atau kain lap yang tidak lembut memang terlihat efektif mengangkat kotoran.
Namun permukaan kasar dapat meninggalkan goresan halus pada cat mobil.





