INFOLADISHA – Tagihan listrik yang terus meningkat sering kali bukan hanya dipengaruhi kenaikan pemakaian alat elektronik, tetapi juga kebiasaan kecil yang luput diperhatikan setiap hari.
Lampu yang dibiarkan menyala, charger yang terus terpasang, hingga pengaturan AC yang kurang tepat dapat membuat konsumsi listrik membengkak tanpa disadari.
Padahal, cara menghemat listrik tidak selalu membutuhkan biaya besar. Perubahan kebiasaan sehari hari justru menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi penggunaan energi sekaligus membantu menjaga lingkungan.
Berikut delapan cara menghemat listrik di rumah yang mudah diterapkan.
Matikan Perangkat Elektronik yang Tidak Dipakai
Baca Juga: Kemarau Mulai Berdampak, 741 Warga Babakan Madang Bogor Terima Bantuan Air Bersih dari BPBD
Kebiasaan membiarkan televisi, lampu, kipas angin, atau AC tetap menyala saat tidak digunakan masih sering terjadi. Padahal, setiap perangkat yang terus aktif akan tetap mengonsumsi listrik.
Perangkat yang berada dalam mode siaga juga bukan berarti berhenti menggunakan energi. Charger ponsel, televisi, dan perangkat audio masih menyerap daya meski tidak sedang dipakai.
Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi listrik dari mode siaga dapat mencapai sekitar lima hingga sepuluh persen dari total penggunaan listrik rumah tangga. Karena itu, mencabut kabel setelah digunakan menjadi langkah sederhana yang bisa memberi penghematan.





