INFOLADISHA – Memasang aplikasi Android dalam format APK dari luar Google Play Store bisa menjadi solusi ketika aplikasi tertentu belum tersedia di toko resmi.
Cara ini juga kerap dipilih pengguna yang ingin mendapatkan versi aplikasi tertentu yang belum tersedia di perangkat atau wilayahnya.
Namun, kemudahan tersebut tidak selalu datang tanpa risiko. File APK yang diperoleh dari sumber yang tidak terpercaya berpotensi telah dimodifikasi atau disisipi program berbahaya.
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan apakah aplikasi yang dicari tersedia atau tidak.
Sumber file dan izin yang diminta aplikasi juga perlu diperiksa sebelum instalasi.
Baca Juga: Di Balik Hunian Mewah Lapas Cibinong: Dibangun Warga Binaan, Tak Masuk Aset Negara
Berikut sejumlah risiko yang dapat muncul ketika terlalu sering memasang APK dari sumber yang tidak jelas.
1. APK dapat membawa malware
Risiko paling serius berasal dari kemungkinan file APK telah disusupi malware.
Aplikasi bisa terlihat normal dari nama, ikon, hingga tampilan antarmukanya, tetapi tetap memiliki kode berbahaya di dalamnya.
Program semacam ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, mulai dari mencuri informasi hingga menampilkan iklan secara berlebihan atau menjalankan aktivitas tertentu tanpa sepengetahuan pengguna.
Itulah sebabnya, memeriksa tampilan aplikasi saja tidak cukup untuk memastikan sebuah APK aman.






Respon (1)