INFOLADISHA – Sebanyak 168 warga Kota Bogor terdeteksi positif Influenza A dalam laporan sembilan rumah sakit selama 1–13 Oktober 2026.
Meski jumlah kasus terpantau, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor belum dapat memastikan apakah virus yang menginfeksi warga termasuk Influenza A(H3N2) subclade K.
Kepala Dinkes Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium yang tersedia sejauh ini baru mengonfirmasi Influenza tipe A.
Untuk mengetahui subtipe virus secara spesifik, diperlukan pemeriksaan lanjutan.
Artinya, kasus yang tercatat belum bisa langsung dikaitkan dengan subclade K.
Baca Juga: Disdik Kabupaten Bogor Catat Sejumlah Capaian, dari Integritas hingga Beasiswa Pendidikan
Pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan melalui laboratorium sentinel ILI-SARI yang ditunjuk Kementerian Kesehatan.
“Penentuan subtipe, seperti A(H1N1) atau A(H3N2), termasuk kemungkinan subclade K, memerlukan pemeriksaan lanjutan,” kata Erna dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Berdasarkan pemantauan Dinkes Kota Bogor, sembilan rumah sakit melaporkan total 267 kasus positif Influenza A selama periode 1–13 Oktober 2026.
Dari jumlah tersebut, 168 kasus tercatat pada warga yang berdomisili di Kota Bogor. Sementara itu, 99 kasus lainnya merupakan pasien yang tinggal di luar wilayah kota.






