INFOLADISHA – Ratusan rumah warga di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan setelah gempa bermagnitudo 4,1 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis, 15 Oktober 2026 lalu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat total 253 rumah dan lima fasilitas ibadah terdampak di tiga desa.
Kerusakan tersebar di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, serta Desa Cibunian dan Desa Purwabakti di Kecamatan Pamijahan.
Dari ratusan rumah yang terdampak, enam di antaranya masuk kategori rusak berat sehingga penghuninya harus mengungsi sementara.
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan pendataan masih dilakukan untuk mengetahui dampak bencana secara menyeluruh.
Baca Juga: Gedung Serbaguna di Kota Wisata Diprotes Warga, Ini yang Jadi Persoalan
“Untuk yang mengungsi terdampak rumah rusak berat,” kata Andi, Minggu (18/10/2026).
Selain kerusakan bangunan, gempa tersebut juga menyebabkan satu warga mengalami luka ringan. Korban telah mendapatkan penanganan di klinik kesehatan.
Berdasarkan data sementara BPBD, Desa Purwabakti menjadi wilayah dengan jumlah rumah rusak terbanyak, yakni 106 unit.
Rinciannya, 97 rumah mengalami kerusakan ringan, enam rusak sedang, dan tiga rusak berat. Tiga fasilitas ibadah di desa tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Di Desa Cibunian, tercatat 76 rumah terdampak, terdiri atas 70 rumah rusak ringan dan enam rumah rusak sedang. Selain itu, dua fasilitas ibadah di wilayah ini mengalami kerusakan ringan.







Respon (1)