INFOLADISHA – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tembok rumah warga di Kampung Cijujung, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, ambruk.
Kerusakan terjadi pada bagian dapur dan kamar mandi dengan panjang tembok yang runtuh mencapai sekitar tiga meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bahwa kerusakan dipicu cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut.
Kondisi bangunan yang sudah rapuh juga diduga menjadi salah satu faktor penyebab robohnya tembok.
“Tembok di bagian dapur dan kamar mandi ambruk dengan ukuran panjang sekitar 3 meter dan tinggi 4 meter,” ujar Adam, Selasa (27/10/2026).
Baca Juga: Lapangan GOR Luar Pajajaran Rusak, Dispora Kota Bogor Sebut Bukan Semata Dampak Konser
Akibat kejadian itu, satu rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Rumah tersebut dihuni satu kepala keluarga yang terdiri atas dua orang.
Hingga saat ini, rumah yang terdampak belum diperbaiki. Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah Sukaraja dan berpotensi memperparah kerusakan bangunan.
BPBD Kabupaten Bogor mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi rumah, khususnya ketika memasuki periode cuaca ekstrem.
Dinding yang mulai retak, rapuh, atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan perlu diperiksa untuk mencegah risiko bangunan roboh.






