INFOLADISHA – Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit atau hospital based sudah dibuka.
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menunjuk sejumlah rumah sakit pendidikan sebagai penyelenggara Utama untuk dokter spesialis.
Dalam periode pendaftaran pertama, Kemenkes menerima 52 peserta didik yang ditujukan bagi putra putri daerah.
BACA JUGA : Kirab Merah Putih Hingga Atraksi Terjun Payung Meriahkan Rangkaian Peryaan HUT ke-79 RI
Terdapat enam program studi yang dibuka di sejumlah rumah sakit berikut:
– RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita: Program Studi Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (10 kuota)
– RS Pusat Otak Nasional: Program Studi Neurologi (10 kuota)
– RS Ortopedi Soeharso: Program Studi Orthopaedi dan Traumatologi (10 kuota)
– RS Anak dan Bunda Harapan Kita: Program Studi Kesehatan Anak (8 kuota)
BACA JUGA : Anak Berkebutuhan Khusus Meriahkan Lomba Peragaan Busana Nusantara
– RS Mata Cicendo: Program Studi Kesehatan Mata (8 kuota)
– RS Kanker Dharmais: Program Studi Onkologi Radiasi (6 kuota)
Proses seleksi pendaftaran dibuka sampai 8 September.
Prosesnya terbilang cukup panjang hingga nantinya pembelajaran akan dimulai awal 2025.
Adapun tujuan dibukanya PPDS Hospital Based ini sebagai upaya percepatan pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di wilayah daerah terpencil perbatasan kepulauan (DTPK).





