Info Kesehatan

Ratusan Orang Meninggal Karena Demam Lassa, Gejalanya Mirip DBD

49
×

Ratusan Orang Meninggal Karena Demam Lassa, Gejalanya Mirip DBD

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi demam Lassa. Foto/IST

INFOLADISHA – Beberapa waktu terakhir Nigeria ‘diamuk’ wabah penyakit demam Lassa.

Per Kamis (8/8/2024), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Nigeria melaporkan sudah ada 163 orang meninggal dunia akibat demam Lassa.

Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demam Lassa adalah penyakit yang disebabkan paparan urine atau tinja tikus Mastomys natalensis yang terkontaminasi virus Lassa.

BACA JUGA : Kemenkes Buka Puluhan Kuota Program Pendidikan Dokter Spesialis, Cek Daftar Rumah Sakit dan Besaran Gajinya

Penyakit ini bersifat zoonosis, yakni dapat ditularkan dari hewan ke manusia dan dari antar manusia.

Lantas, seperti apa gejala demam Lassa?

Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith di Australia, Dicky Budiman mengungkapkan sebagian besar kasus demam Lassa tidak menimbulkan gejala.

“Kalau penyakit itu ada fase tidak bergejala atau asimtomatik potensi menjadi wabahnya jauh lebih besar,” ungkapnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : Hati Hati Saat Membeli Skincare Murah Saat Live TikTok, BPOM Bilang Begini

Namun pada beberapa kasus, demam Lassa bisa memunculkan gejala khas, mulai dari yang ringan hingga berat.

“Gejalanya umumnya demam tinggi, atau flu-like symptoms, ada kelemahan, nyeri kepala, nyeri otot, mual, muntah, itu khas,” terang Dicky.

Dia menambahkan pengidap demam Lassa juga bisa mengalami batuk kering atau tidak berdahak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *