INFOLADISHA – Pernah nggak sih, kamu sudah pasang aki baru tapi motor tetap ogah nyala saat di-starter? Tenang, kamu nggak sendirian.
Banyak pemilik motor yang mengalami hal serupa. Yang bikin makin nyesek, kadang gejalanya nggak jelas, tiba-tiba saja motor susah dihidupkan.
Padahal, ada banyak faktor teknis yang bisa bikin motor kamu rewel saat di-starter.
Mulai dari kabel yang longgar, soket kotor, sampai sekring putus bisa jadi biang keroknya.
Nah, biar kamu nggak keburu panik, yuk kenali delapan penyebab umum motor susah di-starter berikut ini!
1. Soket dan Kabel Longgar atau Korslet
Soket dan kabel itu jalur utama listrik dari aki ke seluruh komponen motor. Kalau ada kabel yang putus, soket longgar, atau korsleting, aliran listrik bisa terganggu.
Efeknya, motor kamu tetap mogok meski aki masih baru kinclong. Penyebabnya bisa macam-macam: getaran mesin, tikus iseng, atau pemasangan kabel yang nggak rapat.
2. Dinamo Starter Lemah atau Rusak
Dinamo starter adalah “otot” yang memutar mesin saat kamu menekan tombol starter.
Kalau komponen ini aus atau rusak, sekuat apa pun aki kamu, tetap saja mesin nggak akan nyala. Umumnya, masalah ini muncul karena usia pakai yang sudah lewat batas.
3. Kontak Starter Kotor
Debu, air hujan, atau kerak bisa menumpuk di kontak starter. Akibatnya, arus listrik terhambat dan busi gagal memercikkan api. Bersihkan secara rutin, apalagi kalau kamu sering parkir motor di luar ruangan.





