Info Otomotif

Jangan Asal Terobos Banjir, Ini Batas Aman Mobil Biar Nggak Nyesel di Jalan

×

Jangan Asal Terobos Banjir, Ini Batas Aman Mobil Biar Nggak Nyesel di Jalan

Sebarkan artikel ini
Curah hujan tinggi bikin kasus mobil mogok naik.

INFOLADISHA – Musim hujan datang, dan seperti biasa, genangan air mulai jadi pemandangan umum di banyak ruas jalan.

Di beberapa titik, jalan raya berubah jadi kolam dadakan yang bikin was-was para pengemudi, khususnya pemilik mobil.

Pertanyaannya, seberapa dalam air yang masih aman buat dilewatin?

Banyak orang nekat menerjang banjir hanya karena mesinnya belum kerendam. Padahal, risiko tetap ada walaupun air “cuma” setinggi lutut.

Patokan yang sering dipakai adalah batas setengah ban.

Tapi ini pun masih tergantung dari jenis mobil dan kondisi air, kalau ada arus deras atau air menyembur ke mesin, lebih baik urungkan niat.

Satu hal yang perlu kamu waspadai adalah risiko water hammer, kondisi saat air masuk ke ruang bakar melalui saluran udara.

Akibatnya? Mesin bisa mati total dan kerusakan bisa sangat mahal.

Setiap mobil punya “batas toleransi” berbeda tergantung dari tinggi ground clearance alias jarak bodi ke tanah. Ini dia gambaran sederhananya:

• LCGC (Low Cost Green Car) kayak Toyota Agya atau Daihatsu Ayla punya ground clearance sekitar 160–180 mm.

Batas amannya sekitar 30 cm. Kalau air udah nyentuh pintu? Jangan sok jago, mending putar balik.

• MPV seperti Toyota Innova atau Mitsubishi Xpander, dengan ground clearance 200–230 mm, bisa lewat genangan setinggi 40 cm.

Tapi kalau ada gelombang dari kendaraan lain, tetap harus hati-hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *