Info Otomotif

Air Wiper Mobil Tak Keluar, Jangan Buru-buru Ganti Pompa, Bisa Jadi Ini Biang Masalahnya

×

Air Wiper Mobil Tak Keluar, Jangan Buru-buru Ganti Pompa, Bisa Jadi Ini Biang Masalahnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (Freepik)

Keluarkan terlebih dahulu seluruh cairan lama. Jika konstruksi mobil memungkinkan, cairan dapat dikeluarkan melalui selang washer. Reservoir juga dapat dilepas jika aksesnya sulit.

Setelah kosong, bilas bagian dalam tabung menggunakan air bersih sampai endapan dan lumut terangkat. Bila kotoran sudah cukup tebal, melepas reservoir akan membuat proses pembersihan lebih maksimal.

Hindari menggunakan bahan kimia keras yang berisiko merusak plastik, karet, atau komponen washer.

Setelah reservoir bersih, lanjutkan pemeriksaan pada selang dan nozzle. Membersihkan tabung saja belum tentu menyelesaikan masalah jika kotoran sudah masuk ke saluran.

Nozzle perlu dibersihkan dengan hati-hati. Jangan menusukkan benda tajam terlalu dalam karena bisa merusak lubang penyemprot atau mengubah arah semprotan.

Bilas Saluran Sebelum Diisi Cairan Baru

Setelah semua bagian dibersihkan, isi reservoir dengan air bersih secukupnya.

Aktifkan washer beberapa kali agar sisa kotoran di dalam selang dan nozzle ikut terdorong keluar. Setelah semprotan kembali lancar, cairan dapat diganti dengan washer fluid sesuai rekomendasi pabrikan.

Penggunaan air biasa yang dibiarkan terlalu lama di dalam tabung sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko munculnya lumut dan endapan.

Jangan Tunggu Sampai Semprotan Mati Total

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *