Info Bisnis

Barang China Banjiri Asia Tenggara, Ekspor ke AS Terpukul Tarif Tinggi

88
×

Barang China Banjiri Asia Tenggara, Ekspor ke AS Terpukul Tarif Tinggi

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – China mulai mengalihkan fokus ekspor ke Asia Tenggara seiring merosotnya pengiriman barang ke Amerika Serikat akibat kebijakan tarif tinggi dari Presiden AS Donald Trump.

Data terbaru menunjukkan ekspor Negeri Tirai Bambu ke negara-negara ASEAN melonjak tajam selama April 2025.

Mengutip laporan CNBC International yang bersandar pada data resmi bea cukai China, ekspor China meningkat 8,1% secara tahunan pada April dalam hitungan dolar AS, jauh melampaui proyeksi analis Reuters yang hanya memperkirakan kenaikan 1,9%.

Peningkatan tertinggi terjadi di kawasan Asia Tenggara, dengan ekspor ke ASEAN naik 20,8% dibanding April tahun lalu. Pertumbuhan ini menguat dari kenaikan 11,6% yang tercatat pada Maret.

Vietnam dan Malaysia tetap menjadi tujuan ekspor utama, namun Indonesia dan Thailand mencatat lonjakan signifikan masing-masing sebesar 37% dan 28% secara tahunan.

Di sisi lain, ekspor China ke Amerika Serikat justru merosot tajam. Pengiriman barang ke AS turun lebih dari 21% pada April dibanding periode yang sama tahun lalu, sementara impornya menyusut hampir 14%.

Ini kontras dengan Maret, di mana ekspor sempat naik 9,1% karena para eksportir bergegas mengamankan pesanan sebelum tarif diberlakukan.

Secara kumulatif, selama empat bulan pertama 2025, ekspor China ke AS tercatat turun 2,5%, sementara impornya anjlok 4,7%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *