INFOLADISHA – Membeli motor bekas memang kerap jadi solusi ekonomis.
Namun di balik harga yang lebih terjangkau, ada risiko yang tak boleh diabaikan, salah satunya kondisi rangka.
Rangka motor memegang peran penting terhadap kenyamanan, kestabilan, hingga keselamatan pengendara.
Karena itu, calon pembeli perlu ekstra teliti sebelum memutuskan transaksi.
Setidaknya ada tujuh cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah rangka motor pernah dilas atau mengalami perbaikan akibat kecelakaan berat. Berikut ulasannya.
Langkah pertama adalah mengecek kondisi sasis secara menyeluruh.
Kecelakaan besar bisa membuat rangka berubah bentuk meskipun sudah diperbaiki dengan metode press.
Sayangnya, teknik ini tidak selalu mampu mengembalikan rangka ke kondisi ideal. Pembeli disarankan membuka beberapa bagian bodi untuk memastikan rangka kiri dan kanan tetap lurus, simetris, dan berada di posisi tengah.
Rangka yang bengkok atau tidak presisi dapat memengaruhi kestabilan motor saat digunakan.
Cara berikutnya dengan memperhatikan kesejajaran roda depan dan belakang. Idealnya, kedua roda berada dalam satu garis lurus mengikuti rangka motor.
Jika terlihat ada kemiringan atau sudut yang janggal, hal tersebut bisa menjadi indikasi motor pernah mengalami benturan keras.
Kondisi ini bukan sekadar soal estetika, tetapi juga menyangkut keseimbangan dan kenyamanan berkendara.





