INFOLADISHA — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memanfaatkan kirab budaya Milangkala Tatar Sunda sebagai momen untuk turun langsung mengecek kondisi infrastruktur jalan provinsi sekaligus memetakan potensi bencana di lapangan.
Sepanjang rute Sumedang hingga Wado dan Majalengka, rombongan gubernur melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan.
Fokus utama tertuju pada kondisi jalan dan kawasan sempadannya yang dinilai masih banyak bermasalah.
Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman mengatakan, temuan di lapangan cukup beragam.
Salah satunya pemasangan banner yang dipaku ke pohon di sepanjang jalan.
Baca Juga: Bogor Dihantam Banjir dan Longsor, 26 Titik Terdampak dan Dua Jembatan Roboh
“Yang menjadi perhatian Pak Gubernur itu jalan provinsi termasuk sempadannya. Banyak banner dipaku di pohon dan langsung ditertibkan,” kata Herman, Selasa 5 Mei 2026.
Tidak hanya itu, aktivitas usaha warga juga ikut disorot.
Tim menemukan warung pengolahan tahu yang beroperasi terlalu dekat dengan pohon hingga menyebabkan batangnya rusak dan menghitam.
Kondisi itu dinilai berpotensi mematikan pohon yang berada di tepi jalan.
Di wilayah Situ Raja, ditemukan pula penebangan pohon di kawasan sempadan jalan.
Pemerintah provinsi kini menelusuri status kepemilikan pohon tersebut untuk memastikan tidak ada pelanggaran.





