“Saya jelaskan ya, dana yang diberikan satu miliar untuk Persib diambil dari rekening tabungan saya. Tabungan saya itu diisi di antaranya dari hasil penjualan sapi,” ujar Dedi.
Ia juga mengungkapkan, pembeli sapi miliknya berasal dari berbagai kalangan.
Jumlah pembelian pun beragam, mulai dari satu hingga beberapa ekor dalam satu transaksi.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Soroti Hotel Prima Katulampa, Diduga Berdiri Tanpa Izin di Zona Permukiman
Dedi mengaku seluruh transaksi penjualan sudah terdokumentasi lengkap.
Mulai dari bukti pengiriman, dokumentasi penerima hingga data transaksi disimpan sebagai bentuk pertanggungjawaban apabila sewaktu waktu diperlukan.
“Nanti kalau suatu saat diperlukan, data-datanya sudah saya siapkan. Bukti pengiriman sapinya ada, foto pengiriman ada, foto penerimanya juga lengkap,” ucapnya.
Menurut Dedi, keterbukaan soal sumber dana penting dilakukan agar tidak muncul spekulasi liar di tengah publik.
Ia pun menganggap kritik dan pertanyaan masyarakat sebagai bagian dari pengawasan terhadap pejabat publik.
Ia mengaku tidak keberatan dengan berbagai komentar yang muncul.
Bahkan, kritik dinilai menjadi pengingat agar setiap tindakan yang diambil tetap hati hati dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada siapa pun yang mengkritik dan mengingatkan saya. Saya senang banyak yang mengingatkan, banyak yang mengkritik, dan banyak yang mencari kesalahan. Dengan cara itu saya akan terus mawas diri dan berhati-hati dalam mengambil setiap tindakan,” tutur Dedi.





