Area di sekitarnya juga perlu dirawat dan dihijaukan kembali agar pembangunan GOM tidak mengorbankan kondisi alam setempat.
Baca Juga: Diguncang Gempa M 4,1, Sejumlah Rumah di Kabupaten Bogor Rusak dan Warga Dievakuasi
“Di sini ada mata air yang tidak boleh diganggu-gugat. Harus kita pelihara, kita jaga, bahkan kita hijaukan kembali,” ujarnya.
Tak hanya itu, Dedie berharap lahan milik TNI yang berbatasan dengan lokasi GOM suatu saat bisa dimanfaatkan sebagai hutan kota.
Harapan tersebut sejalan dengan upaya menjaga ruang hijau di tengah pengembangan fasilitas publik.
Untuk tahap pertama, Pemkot Bogor menyiapkan anggaran Rp6 miliar pada 2026.
Pekerjaannya meliputi pembersihan dan pematangan lahan, pembangunan lapangan sepak bola, jalan, saluran air, serta tembok penahan tanah.
Pembangunan kemudian berlanjut ke tahap kedua pada 2027 dengan alokasi anggaran Rp11 miliar.
Jika target tahap awal tercapai, warga Bogor Barat bisa lebih cepat mendapatkan akses ke lapangan sepak bola tersebut tanpa harus menunggu seluruh tahapan pembangunan GOM selesai.






