Info Bisnis

Industri Perhotelan Kian Tertekan, Daya Beli Lesu dan Efisiensi Anggaran Jadi Biang Keladi

97
×

Industri Perhotelan Kian Tertekan, Daya Beli Lesu dan Efisiensi Anggaran Jadi Biang Keladi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.

Bukan tanpa alasan kekhawatiran itu muncul. Kontribusi kegiatan pemerintah terhadap pendapatan hotel ternyata sangat besar.

Ilustrasi.

Dalam beberapa kasus, porsi kontribusinya bisa mencapai 40% hingga 60%, bahkan di sejumlah daerah bisa menyentuh angka 80%.

Ketika aktivitas pemerintah melambat, maka roda industri perhotelan pun ikut melambat.

Fenomena ini menjadi alarm serius bagi industri yang sempat terpukul pandemi dan kini kembali diuji oleh dinamika ekonomi serta kebijakan fiskal.

Para pelaku usaha berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara penghematan anggaran dan keberlanjutan sektor pariwisata, terutama perhotelan, yang selama ini juga menjadi tulang punggung banyak daerah.

Jika situasi ini terus berlanjut tanpa solusi konkret, bukan tak mungkin industri perhotelan akan menghadapi tantangan yang lebih besar ke depannya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *