Area pengereman juga membutuhkan perhatian khusus.
Debu hasil gesekan kampas rem umumnya menempel di bagian belakang pelek dan kaliper.
Jika dibiarkan, kotoran dapat mengeras dan mempercepat korosi.
Selain itu, proses pelepasan panas pada sistem rem berpotensi terganggu sehingga performanya menurun.
Masalah serupa juga dapat muncul pada karet pintu dan karet kaca.
Banyak pemilik kendaraan baru menyadari kondisinya setelah muncul rembesan air atau suara bising dari luar kabin.
Padahal, kerusakan sering berawal dari debu dan pasir yang menempel dalam waktu lama hingga membuat material karet mengeras dan retak.
Di dalam kabin, filter udara AC menjadi komponen yang tak kalah penting.
Filter yang jarang diperiksa dapat menghambat aliran udara sehingga pendinginan berkurang.
Dalam kondisi tertentu, bakteri dan jamur yang berkembang pada filter juga dapat menimbulkan bau tidak sedap.
Bagian lain yang kerap terlupakan adalah rel jok. Debu dan kotoran yang menumpuk dapat mengganggu mekanisme pengaturan kursi.
Pada mobil yang menggunakan sistem elektrik, kondisi tersebut bahkan dapat membebani kerja motor penggerak.
Bagasi juga sering luput dari jadwal pembersihan rutin.
Padahal area ini kerap menjadi tempat penyimpanan berbagai barang yang membawa debu, pasir, hingga sisa makanan.
Jika dibiarkan, bau apek dan jamur dapat muncul tanpa disadari.





