KDM mengatakan kelestarian alam Papua berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup masyarakat adat.
Jika ekologi rusak, maka hubungan budaya dan keyakinan masyarakat dengan tanah leluhur ikut terputus.
Baca Juga: Dedie Rachim Tinjau Proyek Trase Baru Batutulis, Alat Berat Mulai Masuk
“Papua kehilangan alamnya maka rakyatnya akan lemah. Sistem keyakinan pada leluhurnya terputus oleh kehancuran ekologi,” ucapnya.
Ia juga mendorong agar pembangunan di Papua disusun dengan mempertimbangkan budaya lokal mulai dari tata ruang hingga desain infrastruktur.
Menurut KDM, identitas Papua harus tetap terlihat di tengah masuknya investasi dan pembangunan modern.
Ia bahkan mengusulkan bangunan publik seperti kantor, hotel, sekolah hingga stadion menggunakan arsitektur khas Papua.
“Papua dibangun untuk orang Papua. Jangan sampai suatu saat orang Papua merasa bukan lagi tinggal di kampungnya sendiri,” katanya.
Dalam kesempatan itu, KDM juga menawarkan beasiswa bagi 40 mahasiswa Papua untuk menempuh pendidikan di Jawa Barat.
Seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup disebut akan ditanggung hingga lulus.
“Silakan kuliah di Bandung. Biaya hidupnya kami tanggung sampai dia selesai,” ujar KDM.
Menutup sambutannya, KDM kembali mengingatkan pentingnya menjaga Papua sebagai warisan alam dan budaya Indonesia yang tidak tergantikan.





